Pada umumnya kertas bekas dibuang begitu saja karena dianggap tidak bernilai. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, karena di Banyuwangi kertas bekas disulap menjadi busana fashion yang bernilai seni. Sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan yang bersih, Pemkab Banyuwangi menyelenggarakan Festival Fashion dari bahan daur ulang. Limbah daur ulang dipilih sebagai bahan dasar fashion karena selama ini tak banyak masyarakat yang memahami cara memanfaatkan sampah. Padahal dengan sentuhan seni, ternyata sampah bisa menjadi produk baru yang memiliki nilai lebih.
Melalui gelaran yang bertajuk Festival Green & Recycle Fashion Week, ditampilkan parade fashion yang memanfaatkan limbah daur ulang
menjadi pakaian yang ready to use. Bahan daur ulang yang ditentukan seperti 70
persen kertas dan 30 persen bahan lain. Untuk kertas bisa kertas koran atau
sejenisnya. Bahan lainnya bisa memanfaatkan plastik atau kain perca.
Festival Green & Recycle Fashion yang baru pertama kali digelar
ini berlangsung di Pantai Boom, Banyuwangi, Sabtu (14/3/2015).
Festival yang baru pertama kali digelar ini merupakan rangkaian acara
Banyuwangi Festival 2015.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar